Open post
4 Tips Penting Saat Membeli AC untuk Rumah Hunian

4 Tips Penting Saat Membeli AC untuk Rumah Hunian

Cuaca yang tidak menentu mengharuskan beberapa orang membeli pendingin ruangan. Sayangnya, tidak sedikit konsumen yang terkecoh oleh fitur-fitur tambahan pada pendingin ruangan sehingga salah beli. Entah berbentuk ketidaknyamanan penggunaan AC ataupun penggunaan listrik yang berlebihan. Tentunya hal tersebut merugikan pembeli. Untuk menghindari kemungkinan tersebut, Anda dapat menyimak 4 Tips berikut saat akan membeli pendingin ruangan.

4 Tips Penting Saat Membeli AC untuk Rumah Hunian

Pilih PK yang Sesuai Kebutuhan Anda

Hal pertama yang harus Anda ketahui adalah berapa PK yang dibutuhkan. Ruangan akan terasa kurang dingin jika penggunaan PKnya kurang besar. Sebaliknya, jika penggunaan Pk nya terlalu besar maka akan membuat ruangan Anda terlalu dingin bahkan boros listrik.

Anda dapat menggunakan rumus berikut untuk menghitungnya.

= Luas Ruangan Dalam m2 x 500

= Lebar x Panjang x 500

Hasil dari rumus tersebut berada dalam satuan Btu. Untuk membantu mengkonversi berapa PK yang dibutuhkan, Anda tinggal mencocokkannya dengan daftar dibawah ini:

5000 Btu/h (ukuran ruangan 10m2)=1/2PK

7000 Btu/h (ukuran ruangan 14m2)= 3/4PK

9000 Btu/h (ukuran ruangan 18m2)=1PK

12000 Btu/h (ukuran ruangan 24m2)= 1 1/2PK

18000 Btu/h (ukuran ruangan 36m2) 2PK

Penggunaan Listrik

Setelah mengetahui PK yang dibutuhkan, pastikan Anda membandingkan AC.  Dalam membandingkannya perhatikan berapa watt penggunaan saat tarikan awal (pertama dinyalakan) hingga saat berjalan.

Tipe Standard, Low Watt atau Inverter?

Saat ini, terdapat 3 Tipe pada Split pendinin ruangan yakni Standard, Low Watt dan Inverter. Tipe Low Watt dapat diartikan sebagai tipe Standard dengan pengurangan pada penggunaan daya kompressornya agar irit listrik. Untuk tipe inverter, pada tarikan awal memang menggunakan watt yang amat besar namun, saat ruangan sudah dingin penggunaan wattnya akan relatif menurun.

Berikut adalah cara mudah memilih tipe pendingin ruangan, antara lain:

  • Low Watt untuk rumah dengan daya listrik pas-pasan
  • Standard atau Low Watt cocok untuk Pintu ruangan sering dibuka tutup, sering dimatinyalakan, AC hanya bekerja 2-3 jam sekali pakai
  • Inverter untuk pendingin ruangan yang dinyalakan lebih dari 6 jam di ruangan yang tidak buka tutup

Fitur Tambahan

Saat ini, beberapa fitur tambahan yang ada pada pendingin ruangan cenderung tidak memiliki kegunaan yang berarti. Dari sekian banyak pilihan fitur yang tersedia, lebih baik Anda memilih fitur pembersih udara dan penghilang bau tak sedap. Kemungkinan fitur tersebut mempunyai nama yang berbeda pada setiap merek jadi jangan ragu untuk bertanya terlebih dahulu. Teknologi ini disebut teknologi Plasmacluster pada merek Sharp. Usahakan Anda mencari teknologi serupa pada merek lainnya jika ingin membuat ruangan Anda lebih nyaman.

Baca juga: Tips Membeli AC Terbaik untuk Dipasang di Rumah

Semoga informasi diatas dapat mengantisipasi kekecewaan yang muncul setelah Anda telanjur memilih membeli AC tertentu.

Open post

Langkah Perawatan dan Penempatan LCD TV di Rumah Agar Tak Mudah Rusak

Bukan hal yang baru lagi seandainya setiap rumah pasti akan dilengkapi dengan keberadaan televisi. Sarana teknologi yang satu ini memang memiliki banyak fungsi, sebagai produk untuk mendapatkan hiburan dan yang paling penting digunakan untuk mendapatkan informasi dalam bentuk yang lebih menarik, yaitu audio dan juga visual. Itulah mengapa keberadaannya sudah menjadi bagian wajib dalam rumah tangga. Seri TV tabung belakangan ini memang sudah tak banyak digunakan lagi, sebagai gantinya masyarakat lebih banyak yang memilih menggunakan LCD TV maupun LED TV.

TV layar datar yang tipis dan pastinya juga tak memakan banyak ruang dalam penggunaannya, Anda bisa menemukan produk ini secara mudah berjejeran di pasaran. Pada dasarnya tak bisa dipungkiri jika seandainya banyak diantara masyarakat mencari pilihan kenyamanan lebih dalam menonton televisi. Apalagi jika hal ini sudah menjadi salah satu kebiasaan mereka, melihat layar beradiasi terlalu lama akan menyebabkan mata jadi cepat lelah bahkan juga rusak. Sehingga tidak heran mereka mencari alternatif TV yang lebih sehat untuk digunakan, seperti diantaranya adalah jenis LCD TV.

Baca juga: HARGA TV LCD

Meskipun demikian, dengan layar yang lebih tipis dan juga ringan memungkinkan produknya juga mudah mengalami kerusakan, untuk mencegahnya maka berikut ini diantara beberapa tips yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  1. Jauhkan dari benda-benda elektronik lainnya, khususnya yang sama-sama mengeluarkan gelombang elektromagnetik, salah satu contohnya adalah ponsel ataupun telepon. Karena hal ini bisa menganggu kinerja masing-masing produk teknologi tersebut.
  2. Selalu menjaga kebersihannya, khususnya adalah bagian layar yang memang paling rentan terkena debu, sehingga harus selalu dibersihkan, namun jangan asal menggunakan produk pembersih, hanya pakai yang terbuat dari kain halus, juga tanpa menggunakan air untuk mengelapnya, cukup dengan membersihkan debu yang menempel tanpa merusak layar.
  3. Perhatikan suhu ruangan, hendaknya jangan ditempatkan pada ruangan yang panas, mengingat televisi ini juga mengeluarkan suhu panas ketika digunakan terlalu lama, dampaknya akan sangat buruk jika salah ditempatkan. Akan lebih baik menggunakan AC sehingga suhu terlalu jaga dinginnya.
  4. Jangan nyalakan selama lebih dari 24 jam, jika memang Anda ingin menggunakannya maka alangkah baiknya untuk memberikan jeda selama beberapa saat, biarkan hingga TV tersebut m3ndingin atau istirahat sebelum nantinya dinyalakan kembali agar tak merusak komponen di dalamnya.
  5. Jika ingin memindahkannya maka perhatikan agar tak sampai terjadi goresan di bagian layar, karena goresan tersebut tak bisa dihilangkan kecuali dengan mengganti menggunakan layar yang baru.

Cukup dengan mengikuti 5 langkah tersebut untuk menjaga perangkat LCD TV Anda tetap dalam kondisi yang bagus, tidak mudah rusak dan pastinya tahan lama.

 

Scroll to top