Sesuaikan Harga Scanner Dengan Kebutuhan

harga scanner

Di zaman yang serba digital ini, keberadaan scanner cukuplah vital. Bila anda seorang pekerja yang berurusan dengan dokumen-dokumen, tentu akan mengerti betapa pentingnya scaner. Scaner hadir untuk memindai file-file yang akan didigitalisasi. Dahulu untuk menggandakan sebuah arsip atau dokumen, orang sibuk dengan mesin photocopy. Hasilnya sangat terbatas, hanya dalam bentuk hitam putih dan filenya tidak bisa tersimpan dalam format digital. Lalu keluarlah scaner dengan bentuk yang cukup besar atau yang biasa disebut Flatbed Scanner. Keberadaannya sangat populer. Hingga kini, jika kita ingin menscan, kita tidak perlu repot lagi meletakkan objek yang akan kita scan di atas feeder. tinggal gunakan sebatang Handy Scaner Portable, lalu geserkan di atas lembaran dokumen. Beres. Maka dari itu, jika saat ini Anda sedang mencari scanner, sesuaikanlah harga scanner dengan kebutuhan Anda.

Ada banyak ragam scanner saat ini. Jika melihat dari fungsinya, scanner gambar/dokumen terbagi dalam berbagai macam.

  • Scanner Flatbed

Seperti yang saya sebutkan di atas, ini adalah scanner yang paling populer. Bentuknya panjang dan semakin tipis saja dari tahun-ke tahun. Panjangnya kurang lebih seukuran kertas A4. Biasa dipakai untuk scan dokumen berupa kertas, foto dan sejenisnya. Biasanya kita sering menemukannya di warnet atau di tempat photocopy. Harga scanner ini dikisaran 1-2 juta. Tergantung fitur yang ditawarkan oleh masing-masing produsen.

  • Scanner Manual Feeding

Berbentuk batangan dengan panjang yang mirip dengan catok rambut. Sama-sama untuk scan dokumen yang berupa kertas, foto, dan sejenisnya. Perbedaannya hanya terletak pada cara pengoperasiannya. Di Scanner Flatbed, proses scanning terjadi ketika kita meletakkan dokumen di atas kaca transparan. Kemudian sensor cahaya akan membaca dokumen tersebut dengan melintasinya. Mirip dengan cahaya lampu yang ada di mesin photocopy. Nah Scanner Manual Feeding tidak seperti itu. Untuk melakukan pemindaian, kita perlu memasukan lembaran-lembaran dokumen ke dalam slot yang telah tersedia secara manual. Lembaran dokumen itulah yang melintasi sensor. Kebalikan dari Scanner Flatbed. Bukan sensor yang melintasi objek, melainkan objek yang melintasi sensor. Karena bentuknya yang ringkas, scanner ini sedikit lebih mahal dari Scanner Flatbed. Berkisar 1,5-4 juta. Tergantung fitur yang ditawarkan oleh masing-masing produsen. Scanner ini cocok bagi Anda yang dinamis dan mobile. Tapi tidak disarankan bila anda ingin scanning dalam jumlah besar.

  • Scanner Automatic Feeding (ADF)

Secara khusus scanner ini ditujukan untuk kebutuhan scaning dokumen dalam jumlah besar. Karena memiliki fitur simplex dan duplex dimana proses scanning dapat dilakukan dengan dua mata scan sekaligus, tentu anda bisa melakukan scanning dua sisi dokumen dalam waktu bersamaan. Bentuknya lebih besar dari Scanner Flatbed. Ditunjang dengan adanya tray untuk menaruh lembaran-lembaran dokumen. Scanner ini berada di kisaran harga 2-50 juta ke atas.

  • Handy Scanner Portable

Ini adalah versi yang lebih praktis lagi dari Scanner Manual Feeding. Saking praktisnya, kita tidak perlu kabel untuk suplai power-nya. Cukup tanamkan dua buah baterai AA, proses scan sudah bisa dijalankan. Bentuk dan ukurannya serupa. Hanya beda cara kerjanya saja. Untuk melakukan pemindaian, kita hanya perlu menyapukan scanner ini di atas lembaran dokumen. Sangat cocok bagi Anda yang gemar membuat kliping dari majalah, buku dan sejenisnya. Harga scanner ini dikisaran 1-3 juta. Tergantung fitur yang ditawarkan oleh masing-masing produsen.

Tentu masih banyak lagi jenis scaner di luar sana. Namun dalam konteks scanner dokumen/gambar, empat scanner di ataslah yang paling banyak dijumpai di pasaran. Nah silahkan sesuaikan harga scanner dengan kebutuhan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *