Fakta Mengenai Kipas Angin yang Tidak Kalah Keren Daripada AC

Salah satu persamaan antara kipas angin dan AC atau air conditioner adalah kedua alat itu memiliki fungsi yang sama, yakni berfungsi sebagai pendingin ruangan. Kedua barang elektronik ini sangat menolong ketika musim panas dan kemarau tiba.

Meski memiliki persamaan fungsi, ternyata kedua barang elektronik ini banyak memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainya. Bila dinilai sekilas, kita setuju bahwa AC lebih baik daripada kipas angin.

Meski begitu, ternyata kipas angin memiliki beberapa keunggulan yang tidak kalah keren daripada AC. Ingin tahu kelebihanya? Berikut Fakta Mengenai Kipas Angin yang Tidak Kalah Keren Daripada AC.

 

  • Penggunaan daya listrik yang lebih ringan

 

Jika anda membandingkan kelebihan kipas angin ini dengan AC, maka jelas AC kalah telak. Bayangkan saja, untuk penggunaan satu unit kipas angin, daya listrik yang dibutuhkan hanya sekitar 40 Watt hingga 80 Watt. Beda jauh dengan AC yang daya listriknya saja sudah menggunakan hitungan PK. Rata rata, AC menggunakan daya listrik sekitar satu sampai tiga PK untuk satu unitnya.

Sebagai informasi, satu PK bila dikonversikan ke Watt besarnya mencapai 450 Watt. 40 Watt dengan 450 Watt? Sangat berbeda jauh bukan?

 

  • Instalasi mudah

 

Jika anda menggunakan kipas angin, anda hanya membutuhkan colokan dan kipas angin sudah siap digunakan.

Berbeda dengan AC yang instalasinya sangar rumit, dimulai dari menempelkan mesin AC indor, saluran AC, instalasi mesin AC outdor. Belum lagi Anda harus mengisi freon pada saat freon kosong. Hal itu akan menambah biaya pengeluaran Anda.

  • Harga lebih terjangkau.

Hal ini sudah barang tentu jelas. Bayangkan saja, untuk satu unit AC anda perlu merogoh kocek minimal 1 juta setengah. Belum lagi biaya instalasi yang mengharuskan Anda memanggil tukang AC.

Sangat jauh berbeda ketika anda membeli kipas angin. Anda hanya perlu mengeluarkan minimal 100 ribu rupiah, maka kipas angin siap untuk digunakan. Tanpa biaya tambahan.

 

  • Perawatan yang mudah

 

Saat Anda menggunakan AC, maka mau tidak mau Anda harus menanggung biaya perawatan AC. Biaya perawatan tersebut meliputi cuci AC dan isi Freon. Belum lagi ketika AC Anda mengalami masalah seperti kapasitor rusak, selang bocor dan lain lain, maka Anda harus merogoh kocek tambahan dan itu tidaklah murah.

Berbeda dengan kipas angin yang tidak perlu ada biaya perawatan tambahan. Untuk perawatan kipas angin, anda hanya perlu membuka penutup kipas dan bersihkan debu yang menempel di baling baling kipas. Anda tidak perlu membayar orang lain untuk melakukanya sehingga anda dapat melakukan penghematan

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *